Kamu. Iya, kamu.
Untuk siapa lagi aku bilang “selamat!” kalau bukan buat kamu.
Kamu tau kenapa?
You make me fall, into the deepest ravine named love. Love.
You did, you do and I know you will always do. One thing you have to know, you never fail to do that.
Stay close, don’t go.
Well done :)
"Kalo kamu ngerasa ditimpa banyak masalah, berarti Allah teh seneng ngeliat usaha orang kuat kaya kamu buat ngelewatinnya ;)"
Sarah Fauzianisa, teman, sahabat, kembaran, kakak, adik, ibu, guru, musuh, motivator, badut, piaraan (HAHA) saya
Apa yang ada di pikiranku jika aku melihat, mendengar, atau bahkan mengingat tanggal 25 April 2009?
Sebuah awal cerita yang berplot mundur, maju, belok kiri, dan belok kanan. Awal dari kronologi kerusuhan hati yang seharusnya tidak pernah terjadi akibat seseorang menabuh genderang perangnya. Sebuah teka-teki yang tak dapat dipecahkan kecuali 2 orang yang membuatnya dan Tuhannya.
Tak seburuk itu kalau kita memandang dengan mata terbuka dan merasakan dengan hati yang dingin.
Lalu, apa lagi?
Aku merasakan sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang indah, untuk pertama kalinya aku jatuh untuk itu. Hal yang paling menantang yang membuat aku nekat untuk melewatinya. Itulah yang membuatku sadar, jauh lebih bersyukur, berusaha menerima seseorang apa adanya, dan mengerti apa arti menghargai. Dan sekarang, aku memandang itu sebagai suatu pelajaran berharga.
Terima kasih untuk perjalanan yang melelahkan ini. Senang sekali bisa berpartisipasi. Selamat malam, desperately solved crossword :)